Wednesday, 24 April 2013

Gus Solah segera umumkan pendamping Khofifah di Pilgub Jatim

Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, KH Solahudin Wahid atau lebih dikenal Gus Solah, siap beber siapa pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Gus Solah berjanji akan buka-bukaan pada awal Mei mendatang.

"Paling lambat awal Mei mendatang kita akan mengumumkannya. Siapa calon pendamping Khofifah di Pilgub Jatim nanti, akan kita publikasikan," kata Gus Solah saat dikonfirmasi terkait Pilgub Jawa Timur, Selasa (23/4).

Seperti diketahui, dalam beberapa kali kesempatan, Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang berniat kembali maju di Pilgub Jawa Timur 2013 itu, acap kali mengatakan: "Saya menyerahkan semua keputusan Pilgub Jatim kepada para senior. Dan para senior yang dimaksud sang Bunda Muslimat itu adalah KH Hasyim Muzadi dan KH Solahudin Wahid."

Sementara itu, untuk menjawab teka-teki siapa calon pendamping Khofifah yang akan berebut kursi Jawa Timur 1 itu, Gus Solah mengaku sudah bertemu dengan KH Hasyim Muzadi, untuk membicarakan masalah Pilgub Jawa Timur yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang.

"Sejumlah nama calon yang masuk dalam penggodokkan segera mengkrucut. Saya sudah bertemu dengan Kiai Hasyim (Hasyim Muzadi) untuk membicarakan masalah siapa pasangan yang pas untuk Khofifah," kata Adik kandung Gus Dur (KH Abdurahman Wahid) itu.

Beberapa nama yang masuk dalam penggodokan dua kiai yang menjadi timses Khofifah itu di antaranya, Bendahara DPP Partai Golkar Ridwan Hisyam, Hasan Aminuddin (Ketua Dewan Pembina Parta Nasdem Jatim), Bambang DH (Wakil Wali Kota Surabaya), Said Abdullah (Anggota DPR RI dari PDIP) dan HM Bukhori (Walikota Probolinggo).

Tak hanya lima nama itu saja, nama Ketua Ikatan Sajana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa dan Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar, juga menjadi pertimbangan dua tokoh NU di Jawa Timur tersebut.

"Besok (24/4), saya akan kembali bertemu dengan Kiai Hasyim untuk membahas masalah ini lagi," katanya lagi.

Sementara untuk menentukan siapa pendamping Khofifah nanti, lanjut dia, tentu harus ada beberapa survey. "Dan hasil survei itu tentunya akan menjadi patokkannya nanti."

Sementara ada nama-nama politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang masuk dalam penjaringan, Gus Solah mengatakan, akan menentukannya dengan melihat perkembangan politik partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

"Mereka (politisi PDIP) layak untuk dipertimbangkan. Namun, kami tetap akan melihat perkembangannya seperti apa sebelum Mei nanti? Saya sendiri belum sekalipun terlibat komunikasi dengan pihak PDIP. Saya juga tidak tahu apakah Khofifah sudah pernah berkomunikasi dengan mereka (PDIP)," ucapnya.Sumber: Merdeka.com
Share:

0 komentar:

Post a Comment