Saturday, 17 November 2012

Festival Sasando Jadi Ikon Pariwisata NTT

Festival Sasando Jadi Ikon Pariwisata NTT 
Kupang: Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, berharap Sasando bisa menjadi ikon pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk itu, dibutuhkan promosi secara nasional dan internasional. "Sasando diharapkan bisa menjadi ikon NTT," kata Sapta saat menggelar konfrensi pers, Selasa, 13 November 2012.
Wakil Menteri Pariwisata datang ke Kupang untuk menghadiri Festival Sasando yang digelar di Kupang tadi malam. Festival Sasando ini akan melibatkan artis-artis nasional, seperti Ita Purnama Sari dan Dwiki Darmawan.
Sasando, menurut Sapta, merupakan alat musik yang sangat unik, karena terbuat dari daun lontar dan hanya terdapat di Kabupaten Rote Ndao. "Saya berani bertaruh, tidak ada Sasando di tempat lain. Selain di NTT," katanya.
Alat musik Sasando ini terbuat dari daun pohon lontar yang banyak terdapat di Rote Ndao. Pohon lontar itu bukan ditanam, tapi tumbuh dengan sendirinya. "Saya tanya, pohon lontar itu siapa yang tanam. Katanya tumbuh sendiri. Berarti ini karunia yang harus dijaga," katanya.
Selain Sasando, menurut Sapta, NTT masih memiliki banyak objek wisata yang perlu dipromosikan, di antaranya Kelimutu yang dianggapnya sebagai lokasi wisata kelas dunia. Pantai Nembrala, Taman Laut Mbay, Komodo, Kampung Bena yang dipenuhi megalitik, serta panasnya Kupang. "Cuaca panas di Kupang bisa dijadikan wisata oleh warga asing yang hanya miliki dua bulan musim panas dalam setahun," katanya.
Potensi-potensi wisata ini, dia menambahkan, perlu ditata dan dipromosikan secara baik, sehingga dikenal secara nasional maupun internasional. 
sumber ; http://id.berita.yahoo.com/festival-sasando-jadi-ikon-pariwisata-ntt-231854572.html
Share:

Pembuat Alat Musik dari Limbah dan Sampah (Dodong Kodir)

Setiap hari, sampah yang Anda buang ke tempat sampah diangkut petugas ke dalam truk, lalu dibawa ke tempat pembuangan akhir. Tetapi jika sampah itu Anda berikan kepada Dodong Kodir, maka dia akan menyulapnya menjadi sesuatu yang menakjubkan.

Misalnya kecapi yang terbuat dari tabung bekas mesin cuci yang dipasangi senar. Atau bekas pulpen yang bisa menghasilkan suara gemuruh angin beserta petir juga air bah. Atau potongan kayu lapuk dan kulit buaya yang mampu menjelma jadi banjo.

Dodong Kodir, 60 tahun, mulai membuat alat musik dari sampah sejak tahun 1980-an. Ceritanya agak mistis. Alkisah, Dodong sedang mutung karena pemain gamelan lain datang terlambat ke kampus Akademi Seni Tari Indonesia (kini STSI). Saat itulah sebuah gong seolah-olah berbicara. “Bisa saja kamu bicara ke orang lain. Kamu sendiri sudah bikin apa?” kata gong itu.

Pertanyaan itu membangunkan Dodong dari tidur panjang. Dia bertekad menciptakan alat musik buatan sendiri. Karya pertamanya seruling Sunda. “Saya menemukan bambu besar bekas tangga, saya bawa ke tukang suling,” katanya. Sempat dimarahi karena dianggap gila, akhirnya keinginan Dodong dipenuhi oleh tukang suling.

Setelah jadi, seruling besar itu malah sulit ditiup. Maklum, terbuat dari bambu sebesar kaki orang dewasa. “Bikin saya sesak napas,” kata Dodong. Suling yang diberi nama Sulangsong (singkatan suling asal songsong) kerap dibawanya ke STSI tanpa pernah dimainkan, hanya jadi bahan tertawaan.

Seruling besar itu akhirnya bermanfaat ketika suatu hari ada pagelaran di STSI yang membutuhkan efek suara. Sejak saat itu, Dodong ditempatkan sebagai penata efek suara bagi koreografer, seniman teater dan musisi di berbagai pertunjukan. Untuk suara “tek-tek”, misalnya, dia memukul-mukulkan batu. “Itu cikal-bakal nakal saya,” katanya mengenang.

Merambah mancanegara
Sosok lelaki kelahiran Tasikmalaya, 8 November 1951 ini masih terlihat ajeg dan segar. Rambut keritingnya dipelihara memanjang. Saat tampil bersama grupnya Lungsuran Daun, Dodong suka memakai pakaian hitam-hitam.

Lewat alat musik yang terbuat dari sampah, Dodong melanglang buana. Sejak 1996 dia kerap manggung di luar negeri, juga diundang bicara berkat ketekunannya memperlakukan sampah. Beberapa negara yang pernah dia kunjungi antara lain Denmark, Jepang, Belgia, Yunani, Prancis, dan Amerika Serikat.

Sulangsong bahkan menjadi intro orkestra bagi konser 100 tahun Mozart “La Flute Enchantee” yang diselenggarakan UNESCO di Prancis tahun 2006.

Festival internasional semacam Copenhagen Cultural, International Puppet & Mime Festival di Yunani dan Cyprus dan festival internasional lainnya pernah ia sambangi. Beberapa karyanya diparkir di museum luar negeri seperti di Madrid, Spanyol.

Tak hanya pentas dan pameran, kemampuan Dodong menghasilkan alat-alat musik ‘ajaib’ pun membuatnya bisa bersahabat dengan musisi world music dunia seperti Vidal Paz dari Spanyol, Mohammed Haddad (pemain alat petik oud, Bahrain), Kamil Tchalawep (pemain kontrabas, Ukraina), Yuan Chun (pemain suling, Cina) dan Sebastian Obrecht (penyanyi tenor, Prancis).

Menurut Dodong, kedatangannya ke sejumlah acara baik di dalam maupun luar negeri membawa misi penyelamatan lingkungan. “Saya bukan tukang sampah. Tapi ayo bersama-sama peduli limbah,” katanya.

Dia bercita-cita kelak bisa mendirikan museum yang berisi alat-alat musik ciptaannya. “Jika suatu saat
bunyi-bunyian binatang hilang, saya masih ada buktinya. Anak-anak nanti tahu, Oh dulu pernah ada monyet, kodok, singa,” katanya.

Dari Bassdong hingga Tornadong
Ketika bertugas sebagai penata efek suara di STSI, Dodong terpicu menghasilkan alat-alat baru dari lingkungan sekitar. Dia kerap memunguti, mengumpulkan dan menerima benda-benda yang sudah rusak. “Bagi saya nggak ada alat yang gagal,” katanya.

Langkah pertama membuat alat musik dari sampah adalah menerapkan prinsip awal bunyi apa yang dia inginkan. Tugas selanjutnya, mencari bunyi tersebut dengan mengawinkan berbagai sampah yang ada. Ini tugas yang tidak terlalu sulit, katanya, “Karena hati saya lapar pada bunyi.”

Dodong justru merasa sulit bila satu jenis barang “belum menemukan jodohnya.” Untuk kasus seperti ini, biasanya dia bakal membiarkan barang itu teronggok di ruang tamu atau gudang. Jika jodoh sudah ketemu, barulah proses perakitan dimulai.

“Saya pakai apa saja, nggak punya alat perkakas. Kalau mau melubangi suling saya pakai gunting,” katanya. Untuk satu alat tak butuh biaya yang besar. Komponen biaya paling tinggi justru untuk membeli lem karet dan spon bekas.

Jajaran kreasi alat musik dari sampah bikinan Dodong pun bertambah.

Dengan sentuhan Dodong, pisau cukur bekas dan tutup deodoran dapat menghasilkan suara cicak, kodok, dan tokek. Wadah bekas mi dan bekas parsel (yang ditemukannya di Sungai Cikapundung) dia kawinkan menjadi alat mirip pancingan ikan. Ketika senar di ujung dipukul, muncullah suara efek serangga di hutan. Siapa pun yang mendengar pasti takjub.

Ada pula Banyu, tombak dan kaleng susu bekas yang menghasilkan efek suara gemuruh angin. Lalu ada Sagara, yakni bingkai lukisan, cangkang jam dinding, dan komponen rantai sepeda yang menghasilkan suara deburan ombak. Seru!

Macam-macam sampah, macam-macam efek suara. Mulai dari suara pesawat jet, lokomotif, binatang, suasana, hingga alat musik modern. Alat musik mana yang dianggap temuan paling top? Dia menyebut Banyu (yang terinspirasi dari Tsunami Aceh 2004) dan Tornadong (terinspirasi Situ Gintung).

Tornadong sendiri alat musik dari buah walung kering, ditutup fiber tipis, untuk membunyikannya per yang menjuntai dari dalam digoyangkan, hasilnya gemuruh angin tornado dan suara petir. “Itu ibarat temuan kejutan buat saya,” katanya.

Nama-nama alat musiknya sendiri cenderung asal-asalan. Kebanyakan dinamakan spontan. Tapi rata-rata merujuk pada namanya. Seperti Alpedong (alat peting Dodong), Bassdong (Bass Dodong).

Dodong belum mematenkan satu pun karyanya. Dia mengaku tidak mau repot membuang waktu mengurus paten karena itu bukan prioritas utama. Dia pun tidak menjual alat musik bikinannya.

“Bagi saya nilai sejarah suatu alat itu penting. Kalau saya jual, belum tentu saya akan punya dua kali alat itu.”

sumber ; http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/dodong-kodir-pembuat-alat-musik-dari-limbah-dan-sampah.html
Share:

(MINDTALK) Jejaring Sosial Produk Indonesia Ini Rambah 190 Negara

Dapat dibilang bahwa mindtalk.com sebagai situs jejaring sosial baru. Dari September 2011 sampai sekarang telah memiliki 180 ribu pengguna dari 190 negara.
Awal kemunculannya, mindtalk.com hanya menggunakan versi beta, dan cuma bisa diakses menggunakan personal computer (PC). Situs yang mengandalkan teknologi cloud, dipadukan dengan pemakaian server dari provider server dalam negeri, mindtalk.com ingin melebarkan sayapnya ke versi mobile.
"Awalnya kami masih di PC, versi mobile baru hari ini diluncurkan," kata Danny Oei Wirianto, Co-founder mindtalk.com, Rabu (14/11/2012), di Jakarta.
Untuk mengakomodir dan menggaet pengguna perangkat mobile, mindtalk.com mengeluarkan berbagai platform. Mulai dari iOS, Android, BlackBerry, Nokia, Windows Phone 7 dan 8. Khusus untuk Nokia Asha, Lumia 610, Lumia 510, Polytron Android, dan beberapa manufacture tablets lokal terdapat fitur pre-install mindtalk.com. Bagi pengguna PC, situs ini tersedia pula di Google Chrome Web Store.
"Ini bukti kesiapan mindtalk.com untuk mencapai misi dengan tujuan go-global, bersaing dengan situs sosial lokal maupun internasional," tambah Robin Ma'arufi, Founder mindtalk.com.
Danny juga mengatakan bahwa tahun depan ia menargetkan satu juta pengguna mindtalk.com. Selain itu, pihaknya melirik pasar potensial seperti India, Afrika, dan Australia untuk lebih dikembangkan, dengan penetrasi art, design, ataupun aktivitas seni lainnya.
"Kami akan mengejar market yang mudah, orang tanpa sign up bisa mencoba atau membaca. Roadmap kami, mau bikin channel terpisah tahun depan," kata Danny.
Meskipun, mindtalk.com memiliki investor dari Jepang, dan didekati beberapa pihak, tetapi Danny tidak akan menjual produknya. "Meskipun ada pemegang saham dari luar, tapi tidak akan kami jual," tegasnya.

sumber ; http://id.berita.yahoo.com/jejaring-sosial-produk-indonesia-ini-rambah-190-negara-134415019.html
Share:

Thursday, 15 November 2012

HTC Windows Phone 8X Dipasarkan Akhir November

HTC Windows Phone 8X Dipasarkan Akhir November  

Perusahaan ponsel asal Taiwan, HTC, berencana meluncurkan Windows Phone 8X Indonesia pada akhir November ini. Ponsel pintar dengan sistem operasi dari Microsoft ini dibanderol seharga Rp 5,8 juta.
"Ini persembahan terakhir kami di tahun ini," kata Director Marketing HTC Indonesia, Djunadi Satrio, Kamis, 8 November 2012.
HTC berencana melepas ponsel ini ke pasar Indonesia pada pekan terakhir November atau pekan pertama Desember. Meski menjadi produk pamungkas 2012, HTC justru mengeluarkan produk dengan performa tinggi dan desain cantik.
Dengan Windows Phone 8X, HTC ingin meneruskan kejayaan yang mereka dapatkan dari seri Android. Hasil survei JD Power yang dirilis pertengahan tahun ini menempatkan HTC sebagai pembuat ponsel Android paling memuaskan, jauh meninggalkan merek lain seperti Motorolla dan Samsung.
"HTC ingin menghadirkan kepuasan yang sama untuk produk berbasis Windows Phone," kata Senior Manager Product Marketing HTC Southeast Asia-Pacific, Justin Zang.
Zang mengatakan HTC Windows Phone 8X dirancang agar "terlihat menarik, terasa apik". Hal ini terlihat dari desain uni-body setebal 10,1 milimeter dan bobot 130 gram. Bahan polikarbonat membungkus bagian belakang, menyambung bersama layar LCD 2 selebar 4,3 inci resolusi HD yang dilindungi lapisan Gorilla Glass 2.
Jika iPhone memiliki retina display dengan resolusi piksel per inci (ppi), HTC Windows Phone 8X memberikan resolusi lebih tinggi, yaitu 342 ppi. Gambar yang tertampil di layar menjadi lebih tajam.
Kelebihan lain terdapat pada kamera. HTC membenamkan kamera dengan lensa 28 milimeter dan bukaan f/2.0. Angka ini membuat HTC Windows Phone 8X sebagai kamera ponsel pertama dengan bukaan lebar. Kemampuan ini membuat pengguna bisa memperoleh foto yang terang meski pemotretan dilakukan di tempat minim cahaya.
Kamera depan juga dirombak keluar pakem ponsel pada umumnya. HTC menyediakan kamera dengan bukaan besar, yaitu f/2.0, seperti kamera utama. Kelebihannya, medan pandang kamera dibuat dua kali lebih lebar, yaitu 88 derajat. Modus self potrait kini bisa memuat 5-6 orang dalam satu gambar.
Kualitas suara juga digenjot dengan terpasangnya Beats Audio yang menghasilkan suara autentik dengan kualitas studio. Di dalamnya terdapat fitur audio amplifier yang dua kali lebih nyaring, namun distorsinya 10 kali lebih kecil.
Windows Phone 8X juga unggul dari segi koneksi multiplatform. Sebab, sistem operasi pada ponsel bisa terhubung langsung dengan sistem operasi Windows 8 pada desktop. "Ekosistem Windows ini akan menjadi keunggulan tersendiri bagi pengguna," ujar Country Manager HTC Indonesia, Agus Sugiharto Rusli.
Ponsel pintar tak akan lengkap tanpa dukungan aplikasi. Hingga November, 120 ribu aplikasi telah tersedia di Windows Store dan dapat diunduh oleh pengguna Windows Phone 8X.
Ketika peluncuran nanti, HTC Windows Phone 8X tersedia dalam dua warna yaitu California Blue, Graphite Black, Flame Red, dan Limelight Yellow.
Menurut rencana, HTC juga akan meluncurkan seri Windows Phone yang lebih murah dua pekan setelah peluncuran Windows Phone 8X. Ponsel tersebut bernama Windows Phone 8S yang merupakan versi lebih terjangkau, dibanderol seharga Rp 3,2 juta. Seri harga menengah ini tersedia dalam warna Domino, Fiesta Red, Atlantic Blue, dan High-Rise Gray.

sumber ; http://id.berita.yahoo.com/htc-windows-phone-8x-dipasarkan-akhir-november-115721325.html
Share:

Takabonerate Island Expedition 2012 Dimulai

Takabonerate Island Expedition 2012 Dimulai
Makassar: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan kembali akan menggelar kegiatan Takabonerate Island Expedition di Pulau Takabonerate. Kegiatan ini adalah yang keempat kalinya dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, tahun ini, kegiatan ini akan lebih banyak melibatkan masyarakat di dalamnya.
"Kegiatan akan kami pusatkan di Pantai Marina, Benteng Selayar," ujar Jufri saat jumpa pers di Gedung Mulo, Selasa, 13 November 2012. Puncak acara akan dilaksanakan pada 21 November 2012.
Dia menambahkan, yang ingin disasar sebenarnya adalah memanggil pulang orang-orang Selayar yang sedang dalam perantauan untuk kembali ke Selayar untuk berinvestasi, salah satu jalannya adalah melalui Takabonerate Island Expedition ini. Kegiatan ini memang lebih membidik wisatawan lokal dibandingkan dengan wisatawan mancanegara.
"Kesalahan kami sebenarnya, kegiatan wisata yang dikatakan berhasil jika diikuti oleh wisatawan mancanegara. Padahal, potensi dari wisatawan domestik sebenarnya lebih besar," ujar Jufri.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini juga akan dilengkapi dengan kegiatan Fun Diving atau Selam Gembira. Namun, kali ini untuk kegiatan wisata Fun Diving atau Selam Gembira akan ditempatkan di pantai timur Pulau Selayar. "Karakteristik dan pemandangan bawah lautnya hampir sama dengan yang ada di Takabonerate. Ditambah lagi tempat itu akan lebih mudah diakses dibandingkan dengan yang ada di Takabonerate," ujar Jufri.
Dia menambahkan, salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjadikan Selayar sebagai front office dari Takabonerate. Beberapa item acara yang akan dilaksanakan dalam kegiatan ini di antaranya aksi bersih pantai, pelepasan tukik penyu, lomba permainan rakyat, dan lomba lari malam.
Ketua Asosiasi Kongres dan Konvensi Indonesia, Nico B. Pasaka, berharap kegiatan Takabonerate Island Expedition tahun ini akan bisa menjadi batu loncatan untuk menggiatkan Sail Takabonerate 2014. "Kami harap Takabonerate juga bisa jadi tujuan wisata nasional, seperti Sail Morotai maupun Raja Ampat, Papua" ujarnya.
sumber ; http://id.berita.yahoo.com/takabonerate-island-expedition-2012-dimulai-231836735.html
Share:

10 Tips Menjaga Kesehatan Mata

Sebagai salah satu panca indera, tak dapat dipungkiri jika mata menjadi aset penting agar dapat tetap menikmati segala keindahan dunia.


Jika menginginkan mata sehat, sebaiknya mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan mata. Banyak sekali penyakit mata yang bisa diminimalisir jika Anda tahu cara untuk merawat mata Anda sejak dini.

Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan demi menjaga kesehatan mata, seperti dilansir melalui Sheknows (26/7).

Pakai kacamata hitam

Kacamata hitam mampu memblokir 100 persen paparan sinar ultraviolet, sehingga dapat mencegah perkembangan katarak. Hal ini disebabkan kacamata hitam bisa melindungi mata dari sinar matahari secara langsung yang dapat merusak retina. Kacamata hitam juga melindungi kulit kelopak mata yang lembut, serta mengurangi risiko keriput dan kanker kulit di sekitar mata.

Berhenti merokok

Tembakau secara langsung memberikan efek merugikan bagi kesehatan, terutama degenerasi makula mata yang berkaitan dengan usia (AMD). AMD merupakan kerusakan makula (saraf di mata) berupa menurunnya kerapatan pigmen yang berperan menyaring cahaya yang masuk ke mata. Akibatnya, penderita AMD tidak bisa melihat dengan jelas.

Penelitian menunjukkan bahwa perokok dan mantan perokok lebih mungkin untuk mengembangkan AMD dibandingkan mereka yang tidak merokok. Perokok juga memiliki risiko untuk terkena katarak.

Makan yang benar

Kekurangan vitamin atau mineral dapat merusak fungsi retina. Wortel telah diyakini membantu menjaga kesehatan mata. Namun, berbagai sayuran, terutama sayuran hijau, juga menjadi bagian penting bagi kesehatan mata Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi makanan dengan kadar vitamin C dan E, seng, lutein, zeaxanthin dan asam lemak omega 3 DHA dan EPA cenderung memiliki risiko rendah mengembangkan AMD.

Melakukan pemeriksaan mata awal

Orang dewasa yang tidak memiliki tanda atau faktor risiko penyakit mata harus melakukan pemeriksaan penyakit mata pada usia 40 tahun. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit mata, diabetes atau tekanan darah tinggi, maka Anda harus menemui dokter mata segera.

Pakai pelindung mata

Banyak orang yang mengalami cedera mata akibat olahraga atau proyek konstruksi. Cedera bisa dihindari dengan mengenakan pelindung mata yang tepat.

sumber ; http://id.she.yahoo.com/10-tips-menjaga-kesehatan-mata-1-103000608.html
Share: