Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Friday, 23 October 2015

Peringati 10 Muharram, NasDem Santuni 100 Anak Yatim

Peringatan 10 Muharram Partai NasDem. Foto: MTVN.com/Wanda Indana.

Metrotvnews.com, Jakarta: DPP Partai NasDem menggelar pengajian massal, memberikan hadiah dan melakukan khitanan anak yatim. Ada 100 anak yatim dan fakir miskin diundang. Acara itu dilakukan untuk memperingati Hari Asyura, yakni hari ke-10 pada bulan Muharram dalam kalender Islam. 

"Kegiatan peringatan 10 Muharram ini dilakukan agar orang tidak lupa betapa banyak mukzizat dari Allah yang diberikan kepada Nabi. Kesalahan Nabi Adam, sebagai bapak kita, cikal bakal manusia menerima pengampunan dosa dari Allah. Nabi Nuh dengan perahunnya diselamatkan oleh Allah," kata Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat, Partai NasDem Hasan Aminuddin di auditorium DPP NasDem, Jakarta, Jumat (23/10/2015). 

Hari Asyura merupakan hari bersejarah bagi umat Islam. Di hari itu, Allah menciptakan Nabi Adam sekaligus mengampuni dosa sang Nabi. Di hari itu pula, Allah menyelamatkan Nabi Nuh.

Hasan mengungkapkan, dahulu masyarakat Muslim di Indonesia selalu menyambut suka cita Hari Asyura. Umat Muslim selalu berpuasa pada Hari Asyura. Sayangnya, kini umat Muslim banyak yang melupakan hari bersejarah itu.

"Kita selaku generasi penerus banyak yang melupakan. Sebagai orang tua juga tidak ada memperingatinya. Kalau dulu orang berpuasa, bersilaturrahim, bersadaqoh dan menyantuni anak yatim," ungkap dia. 

DPP NasDem mengajak masyarakat  untuk selalu bersyukur dan terus mengingat Hari Asyura. Bahkan Hasan meminta pemerintah menetapkan 10 Muharram sebagai hari anak yatim. DPP NasDem akan meminta Fraksi NasDem untuk mewujudkan wacana itu.

"Tapi kita tidak meminta hari anak yatim diliburkan secara nasioanal. Kita hanya meminta pemerintah mencatumkan pada 10 Muharram agar orang ingat kepada mukzizat Nabi yang diberikan Allah, sehingga manusia tidak kufur nikmat," kata dia.

Hasan mengatakan, meningkatnya jumlah orang miskin di Indonesia bukan sepenuhnya kesalahan pemerintah. Masyarakat juga harus bertanggung jawab terhadap meningkatnya jumlah orang miskin.

"Orang miskin juga tanggung jawab kita, termasuk orang yang rezekinya dilebihkan oleh Allah. Lagi pula, kalau hari santri banyak dipertentangkan oleh ormas Islam, kalau anak yatim ini melekat pada semua elemen bangsa. Karena agama manapun memiliki anak yatim," kata Hasan. 
Share:

Tuesday, 20 October 2015

Diduga Dicoret-coret Bobotoh, Ridwan Kamil Terjunkan Anak Buah Bersihkan GBK

Diduga Dicoret-coret Bobotoh, Ridwan Kamil Terjunkan Anak Buah Bersihkan GBK

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil telah memerintahkan anak buahnya untuk membersihkan Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

Perintahnya itu tak lain untuk membersihkan aksi vandalisme yang diduga dilakukan oknum bobotoh pada pertandingan Persib melawan Sriwijaya, Minggu (18/10/2015) malam.

Dalam akun Facebooknya, Ridwan Kamil menyatakan keprihatinannya atas oknum tersebut.

"Pagi dan siang hari ini, tim pemkot Bandung sudah saya instruksikan untuk bebersih dan menghapus vandalisme-vandalisme yang ada di GBK yang mungkin dilakukan oknum Bobotoh," tulisnya

Source : bandung.bisnis.com

Share:

Thursday, 8 October 2015

Ini Faktor Penyebab Rupiah Meroket

Banyak yang kaget rupiah menguat drastis atau dollar anjlok. Jangan-jangan ini, jangan-jangan itu? Hehe. Non-farm Employment Change (NFP) adalah data ekonomi bulanan yang terjadi pada setiap hari jumat malam pada minggu pertama. NFP ini adalah data jumlah tenaga kerja baru non pertanian yang bekerja di perusahaan negeri dan swasta dengan gaji sesuai upah minimum di Amerika. Nah jumat kemaren rilis datanya jauh di bawah ekspektasi.
Pada malam jumat kemaren, semua mata uang terhadap dollar menguat tajam, ya ini fenomena bulanan, biasa. Faktor lain seperti Fed yang batal menaikkan suku bunga, data deflasi Indonesia di bulan Oktober, paket ekonomi tahap 2, ragam percepatan pembangunan infrastruktur serta geliat pertumbuhan ekonomi seperti yang sudah pernah saya bahas 2 bulan lalu, 25 Agustus 2015 Dollar, orang gila serta kabinet kerja dan doa menjadi satu kekuatan yang menunjukkan bahwa klaim saya tentang funamental ekonomi Indonesia sangat bagus (dalam kondisi global seperti sekarang) tidak bisa dibantah dengan opini yang sifatnya persepsi. Tentu saja ini menjadi pembeda jika dibandingkan negara lain yang masih terkoreksi tajam atau tertekan oleh dollar.
Secara tekhnikal, candle yang terbentuk 2 hari terakhir cukup memungkinkan rupiah akan terus menguat. Apalagi secara fundamental data Amerika (minimal) seminggu ke depan masih di zona merah. Jika berhasil tembus dan melewati harga terendah bulan september, 14.130/dollar, mungkin angka akan terus bergerak membentuk support and resistance baru dan harga menuju di bawah 14.000.
Jika sampai akhir Oktober harga tutup di bawah 14.130, dalam teori candle ini disebut bearish engulfing yang menandakan sinyal sangat kuat untuk penguatan rupiah. Tentu saja dengan catatan Amerika tetap di zona merah dan tidak menaikkan suku bunganya, atau negara lain seperti Inggris, Eropa, Swiss dan Jepang berhasil memukul mundur dollar.
Gambar bawah: investing
Gambar atas: forexfactory
investing.com

Source : kompasiana.com
Share:

Rupiah Menguat, Ekonomi Mulai Meroket, Agus Martowardoyo Menjegal Jokowi

Optimisme Jokowi, bahwa Oktober ekonomi kita mulai meroket, mulai terbukti. Sebelumnya banyak yang pesimistis bahwa ekonomi kita sedang menuju kehancuran. Bahkan, para lawan-lawan politik Jokowi sudah memprediksi bahwa lengsernya Jokowi tinggal menunggu waktu. Dasar prediksi lawan Jokowi itu adalah tren melemahnya Rupiah yang nyaris menyentuh angka Rp. 15.000 per dollar. Melemahnya Rupiah menciptakan efek domino terhadap ekonomi Indonesia seperti banyak pabrik gulung tikar, PHK dan daya beli yang menurun.
Melihat tren Rupiah yang semakin terperosok, masyarakat kita terbelah dua. Ada yang tetap yakin akan kemampuan Jokowi dan tetap mendukungnya dalam memimpin Indonesia keluar dari krisis. Namun ada banyak juga yang semakin khawatir dan mulai bertanya-tanya apa yang akan terjadi ke depan? Benarkah Jokowi mempunyai kemampuan memimpin Indonesia keluar dari krisis? Apakah kita salah memilih Jokowi? Ada keraguan dan atas kemampuan Jokowi.
Puncak badai yang menerpa Jokowi sebetulnya sudah dilalui.  Sekarang badai menakutkan itu sudah mulai berangsur-angsur hilang. Hari ini (6/10/2015), Rupiah semakin perkasa. Hanya dalam tempo tiga hari, Rupiah yang sebelumnya bertengger Rp. 14.790 meroket naik menjadi Rp. 14.175 per dollar. Luar biasa dalam tiga hari sudah naik  lebih Rp. 600,- Sebuah lompatan yang sulit dipercaya. Tren Rupiah jelas akan semakin menguat hingga di kisaran Rp. 13.000 pada akhir Oktober ini.
Melihat fenomena Rupiah yang perkasa, para analisis terkejut dan  buru-buru mencari dalil penguatan Rupiah. Ada yang mengatakan bahwa meroketnya Rupiah bukan karena Jokowi tetapi karena The Fed yang urung menaikkan suku bunganya. Tren melemahnya dollar dan menguatnya Rupiah juga terjadi bukan hanya di Indonesia tetapi juga di pasar Asia dan di Eropa. Namun sebenarnya itu hanya kebetulan. Rupiah menguat karena jelas ada usaha extra super hebat Jokowi. Bukankah Jokowi telah berkoak-koak sebelumnya bahwa Oktober ekonomi kita akan meroket? Bukankah Jokowi telah memprediksi Rupiah menguat?
Saat itu banyak pihak yang mencibir pernyataan Jokowi itu termasuk Ekonom Faisal Basri? Namun tak ada satu pun para analisis ekonomi kita yang mengatakan bahwa Rupiah akan kembali rebound. Think again, banyak para analisis terus mencari alasan penguatan Rupiah termasuk seabrek grafik dan statistik. Sebelumnya banyak yang pesimistis akan ekonomi kitake depan dan banyak yang memprediksi jika Rupiah akan menyentu angka Rp. 16.000 - Rp. 25.000,- per dollar. Namun apa yang terjadi? Rupiah menguat dengan cara fenomenal.
Penguatan Rupiah sontak melahirkan optimisme baru di bursa saham yang naik tajam. Hari ini IHSG hampir menyentuh level optimisme pada level 4.400. Kelihatan sekali para investor asing panik dan mulai buru-buru membeli saham-saham yang sudah murah. Ada aura positif kesibukan luar biasa di pasar saham. Para investor yang semula khawatir, ini mulai balik badan dan optimis akan masa depan ekonomi Indonesia.
Efek paket kebijakan ekonomi I dan II Jokowi mulai ‘nendang’. Kamis ini, Jokowi akan mengeluarkan paket kebijakan III yang mendukung kebijakan yang telah dikeluarkan sebelumnya. Hari ini juga Jokowi akan meluncurkan program padat karya dengan pembangunan 16 pabrik baru yang akan menyedot tenaga kerja lebih 120 ribu orang untuk setahun ke depan. Hitung-hitung, korban PHK berjumlah 43.000 orang. Pembangunan 16 pabrik itu akan membuka 60.000 lowongan pekerjaaan baru untuk tahun ini saja. Data pertumbuhan ekonomi juga sudah mulai tumbuh kembali dan trennya semakin meroket. 
Jokowi dengan perhitungan matang dengan berani membentuk poros Jakarta-Peking. Proyek kereta api berkecepatan sedang telah diserahkan kepada Cina dengan konsep pembiayaan bussines to bussines. Jepang yang selama ini terlalu kaku,pelit, hitung-hitungan dalam membantu kemajuan Indonesia mulai ditinggalkan Jokowi. Prospek kerja sama dengan Cina yang memang lebih moderat dan agresif daripada Jepang, lebih dipilih Jokowi. Berkat kesepakatan spektakular dengan Cina, mulailah mengalir ratusan triliun  investasi Cina ke Indonesia. Namun itu bukan utang, tetapi investasi. Gaung dan efek investasi Cina sudah mulai terasa bulan Oktober ini. Inilah salah satu optimisme Jokowi. 
Lewat kebijakan perlindungan hukum kepada para kepala daerah dalam menggenjot serapan anggaran, maka puluhan hingga ratusan infrastruktur sedang dibangun. Dana desa sudah mulai digunakan dan terus menghidupkan ekonomi desa. Berkat deregulasi dan debirokratisasi, investasi diyakini segera masuk dengan lancar.  Ada kemungkinan Rupiah semakin perkasa terhadap dollar hingga bertengger di angka Rp. 12.000 pada akhir bulan Desember mendatang. Maka optimisme Jokowi bahwa bulan Oktober ekonomi mulai meroket, akan menjadi nyata. Itu juga akan membungkam para pengkritik Jokowi. Seterusnya para haters dan pengkritik itu akan mati kutu dan berbalik memujinya jika 2-3 tahun mendatang kemajuan Indonesia sudah mulai terasa.
Agus Martowardoyo Menjegal Jokowi
Ada yang aneh pada diri Gubernur BI yang mengkritik Jokowi soal keinginan Jokowi menurunkan harga BBM. Sangat jelas di mata Agus, bahwa jika Jokowi akan menurukan harga BBM, maka arah kemeroketan semakin kinclong, geger dan spektakuler. Dan inilah yang ditakuti Agus. Agus yang notabene pilihan mantan Presiden SBY untuk menduduki tahta Gubernur BI tentu tidak mau kalau Jokowi sukses. Agus enggan kalau ekonomi kita kembali meroket. Mungkin karena gaji Agus mencapai Rp. 200 juta per bulan lebih besar dari Presiden Jokowi yang hanya 60 jutaan lalu dia tidak merasakan penderitaan rakyat dengan menurunkan harga BBM? Apakah Agus ingin kalau Jokowi jatuh?
Agus tentu saja masih mencintai SBY, yang telah memilihnya sebagai Menteri Keuangan dan sekarang menjadi Gubernur BI. Agus ingin agar nama SBY tetap lebih hebat dari pada nama Jokowi. Padahal selama 10 tahun memerintah, SBY terus menumpuk utang luar negeri, meminjamnya dan memasukkan ke Indonesia dalam bentuk dollar. Arus deras dollar yang masuk, membuat  Rupiah kelihatan tetap kuat. Maka citra SBY pun tetap terpelihara dan tidak seperti Jokowi yang banyak diserang gara-gara Rupiah sekarang ini. Padahal kalau mau,  Jokowi tinggal meminjam  sekian milliard dolar dari world bank, IMF. Dijamin Rupiah akan nangkring di bawah Rp. 10.000,-
Ada indikasi bahwa Aguslah yang sengaja membuat Rupiah terperosok. Agus membiarkan Rupiah semakin terperosok dengan maksud mencelakakan Jokowi. Padahal pihak yang paling bertanggung jawab atas Rupiah adalah Bank Indonesia. Kelihatan sekali sangat minim usaha-usaha yang dilakukan BI dalam mengerem kemerosotan Rupiah. Agus hanya berkoak-koak bahwa Rupiah sudah undervalue.
Di zaman SBY, Agus sekuat tenaga mengerem laju penurunan Rupiah dengan usaha super extra. Namun di zaman Jokowi? Usahanya suam-suam kuku dan setengah hati. Jika Jokowi sedikit melakukan intervensi terhadap BI, Agus jelas menolak dan berlindung pada undang-undang tentang independensi BI. Jelas Jokowi tidak leluasa mengintervensi BI.  Celakanya, usaha-usaha yang dilakukan BI terkait dengan pelemahan Rupiah, hanya artifisial dan seremonial. Jokowilah yang setengah mati mencari segala cara untuk menguatkan Rupiah kembali dengan mengeluarkan berbagai terobosan kebijakan. Ke depan, sudah seharusnya Jokowi mengusulkan penggantian Gubernur BI itu kepada DPR.
Tentu saja banyak pihak yang mengatakan bahwa terlalu naif jika Agus Martowardoyo punya itikad buruk terhadap Jokowi. Agus tidaklah seburuk itu. Namun  bagi yang belum tahu, silakan telisik dan baca sinyal-sinyal kuat sepak terjang kebijakan Agus selama ini, termasuk orang yang memilihnya sebagai Gubernur BI, SBY, yang terus menggurui Jokowi di Twitter. Tak banyak yang tahu bahwa ada perseteruan sengit sunyi senyap antara Darmin Nasution vs Agus perihal kebijakan paket ekonomi, termasuk keinginan Jokowi yang menurunkan harga BBM yang terus ditentang Agus. Lucunya ketika Rupiah semakin meroket, banyak yang mengucapkan terima kasih kepada Agus (#thankagus).
Kembali kepada ekonomi kita yang mulai meroket. Memang di luar dugaan banyak orang, ternyata Jokowi punya insting ekonomi yang brilian. Masih banyak orang yang menyangsingkan kehebatan Jokowi yang dua kali wali kota Solo (terpilih menjadi wali kota terbaik nomor tiga di dunia), lalu sukses menjadi Gubernur DKI dan dalam sekejap berhasil menjadi Presiden RI. Tidak ada orang di republik ini sehebat karir Jokowi. Ide baju kotak-kotaknya, baju kerja kemeja putihnya, ide blusukannya, senyumnya yang tulus, politik meja makannya yang semuanya dipandang sebagi ide brilian. Apakah semua itu tidak cukup meyakinkan? 
Apakah tidak cukup bukti bahwa Jokowi itu hebat? Lihatlah perseteruan KIH-KMP yang sekarang di bawah Kontrol Jokowi. Faktanya sekarang, DPR di bawah kendali Jokowi. Tidak banyak orang yang sebrilian Jokowi itu. Apakah itu tidak cukup? Lihatlah TNI-Polri yang berhasil digenggam Jokowi setelah konsolidasi nan menderu. Itu sebuah strategi luar biasa yang membungkam para lawan poltiik Jokowi. Kemampuan Jokowi yang  telah berhasil membuat militer di belakangnya dengan memilih Gatot sebagai panglima TNI, Sutiyoso sebagai Kepala BIN, Luhut sebagai Menkopolkam dan seterusnya adalah bukti insting militer Jokowi yang sipil.
Sekarang mari mendukung Jokowi, tanamkan optimisme tinggi sambil terus  kerja dan kerja, jauhi korupsi, jangan hanya berpikir negatif melulu dan terus larut dalam kebencian. Songsonglah kemajuan yang sudah di depan mata yang akan dialami  bangsa ini di bawah pimpinan Jokowi.
( Asaaro Lahagu ) 
Source : kompasiana.com
Share:

Thursday, 25 April 2013

Dolar Masih Melemah, Rupiah Melesat 30 Poin


Dolar Masih Melemah, Rupiah Melesat 30 Poin  Berlanjutnya pelemahan dolar terhadap mata uang dunia membuat rupiah kembali menapaki level 9.600.
Pada transaksi pasar uang, rupiah kembali menguat 30 poin (0,31 persen) ke level 9.690 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah akhirnya kembali ke level 9.600 setelah terdampar di level 9.700 sejak 14 Maret 2013.
Pengamat pasar uang, Lindawati Susanto, mengatakan rupiah masih terimbas pelemahan dolar di pasar uang. Sentimen global mulai membaik dan mata uang euro telah kembali ke level US$ 1,31. "Ini membuat tekanan terhadap rupiah mereda sehingga bangkit ke level 9.600."
Share:

Tilang Elektronik Mulai Tahun Depan

Kepolisian Daerah Metro Jaya menargetkan tilang elektronik akan dimulai tengah tahun depan. Ini setelah menyelesaikan database tilang eletronik atau dikenal dengan Electronic Registration Identification (ERI).
"ERI maunya selesai akhir tahun ini. Semoga saja pertengahan 2014 sudah bisa dilakukan," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro, Ajun Komisaris Besar Sambodo Purnomo, di Jakarta, Selasa 9 April 2013.
Share:

Wednesday, 24 April 2013

Gus Solah segera umumkan pendamping Khofifah di Pilgub Jatim

Pengasuh Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, KH Solahudin Wahid atau lebih dikenal Gus Solah, siap beber siapa pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Gus Solah berjanji akan buka-bukaan pada awal Mei mendatang.

"Paling lambat awal Mei mendatang kita akan mengumumkannya. Siapa calon pendamping Khofifah di Pilgub Jatim nanti, akan kita publikasikan," kata Gus Solah saat dikonfirmasi terkait Pilgub Jawa Timur, Selasa (23/4).

Seperti diketahui, dalam beberapa kali kesempatan, Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang berniat kembali maju di Pilgub Jawa Timur 2013 itu, acap kali mengatakan: "Saya menyerahkan semua keputusan Pilgub Jatim kepada para senior. Dan para senior yang dimaksud sang Bunda Muslimat itu adalah KH Hasyim Muzadi dan KH Solahudin Wahid."

Sementara itu, untuk menjawab teka-teki siapa calon pendamping Khofifah yang akan berebut kursi Jawa Timur 1 itu, Gus Solah mengaku sudah bertemu dengan KH Hasyim Muzadi, untuk membicarakan masalah Pilgub Jawa Timur yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang.

"Sejumlah nama calon yang masuk dalam penggodokkan segera mengkrucut. Saya sudah bertemu dengan Kiai Hasyim (Hasyim Muzadi) untuk membicarakan masalah siapa pasangan yang pas untuk Khofifah," kata Adik kandung Gus Dur (KH Abdurahman Wahid) itu.

Beberapa nama yang masuk dalam penggodokan dua kiai yang menjadi timses Khofifah itu di antaranya, Bendahara DPP Partai Golkar Ridwan Hisyam, Hasan Aminuddin (Ketua Dewan Pembina Parta Nasdem Jatim), Bambang DH (Wakil Wali Kota Surabaya), Said Abdullah (Anggota DPR RI dari PDIP) dan HM Bukhori (Walikota Probolinggo).

Tak hanya lima nama itu saja, nama Ketua Ikatan Sajana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa dan Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar, juga menjadi pertimbangan dua tokoh NU di Jawa Timur tersebut.

"Besok (24/4), saya akan kembali bertemu dengan Kiai Hasyim untuk membahas masalah ini lagi," katanya lagi.

Sementara untuk menentukan siapa pendamping Khofifah nanti, lanjut dia, tentu harus ada beberapa survey. "Dan hasil survei itu tentunya akan menjadi patokkannya nanti."

Sementara ada nama-nama politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang masuk dalam penjaringan, Gus Solah mengatakan, akan menentukannya dengan melihat perkembangan politik partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut.

"Mereka (politisi PDIP) layak untuk dipertimbangkan. Namun, kami tetap akan melihat perkembangannya seperti apa sebelum Mei nanti? Saya sendiri belum sekalipun terlibat komunikasi dengan pihak PDIP. Saya juga tidak tahu apakah Khofifah sudah pernah berkomunikasi dengan mereka (PDIP)," ucapnya.Sumber: Merdeka.com
Share:

Thursday, 8 November 2012

Tarik ulur gelar pahlawan nasional untuk Soekarno-Hatta

Baru hari ini pasangan proklamator Soekarno-Mohammad Hatta akan mendapat gelar pahlawan nasional. Gelar ini dinilai terlambat diberikan. Tapi melihat situasi politik di Indonesia, situasi kepemimpinan Presiden ke Presiden, memang baru kali ini situasi memungkinkan untuk pemberian gelar pahlawan nasional Soekarno-Hatta.
"Di zaman Soeharto kan tidak mungkin gelar pahlawan ini direalisasikan. Selama 32 tahun Soeharto berkuasa lalu digantikan Presiden Habibie. Kepemimpinan Habibie ini kan cuma sebentar dan hanya dianggap sebagai masa transisi," kata pengamat politik Ray Rangkuti saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (7/11).
Lalu dilanjutkan di era Gus Dur juga sulit karena waktunya lebih sebentar. Saat Megawati Soekarnoputri berkuasa, pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soekarno-Hatta juga sulit dilakukan.
"Orang akan berfikir masa ayahnya sendiri diberi gelar pahlawan nasional. Karena faktor kedekatan dan keluarga ini di era Megawati pun sulit," kata Ray.
Barulah saat SBY berkuasa dua periode, situasi politik memungkinkan untuk memberikan gelar pahlawan nasional bagi Soekarno-Hatta. Walau seharusnya keduanya sangat layak menerima gelar pahlawan nasional dari dulu.
"Jadi walau seharusnya diberikan dari dulu, memang belum memungkinkan jika dulu diberikan," tutup Ray.
Hari ini rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memberikan gelar pahlawan pada dua proklamator RI, Soekarno-Hatta. Pemberian gelar disampaikan pada pihak keluarga.
"Bapak Presiden menyerahkan kepada yang mewakili keluarga Bung Karno dan keluarga Bung Hatta," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha.


Sumber:http: //id.berita.yahoo.com/tarik-ulur-gelar-pahlawan-nasional-untuk-soekarno-hatta-012410470.html
Share:

PKS Apresiasi Gelar Pahlawan Soekarno-Hatta Meski Terlambat

PKS memberikan apresiasi terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soekarno-Mohammad Hatta.
Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq menilai, tertundanya gelar tersebut menunjukkan obyektivitas sejarah kadang dikalahkan oleh subyektivitas politik.
"Harus diapresiasi keputusan pemerintah memberi gelar pahlawan nasional kepada Soekarno-Hatta, meski terlambat. Ini bukanlah kewajiban pemerintahan siapapun tapi jadi kewajiban negara terhadap proklamator kemerdekaannya," kata Mahfudz melalui pesan singkat, Rabu (7/11/2012).
Mahfudz mengatakan, Soekarno-Hatta adalah tokoh besar republik yang jauh lebih besar peran dan kontribusinya dibanding sederet tokoh lain yang sudah dapat gelar pahlawan nasional sebelumnya.
"Harapan saya, spirit nasionalisme mereka bisa dihidupkan di tengah arus persaingan global," katanya.
Obyektivitas sejarah, kata ketua Komisi I DPR itu, dapat dinilai dari peran dan kontribusi Soekarno-Hatta di masa perjuangan kemerdekaan hingga proklamasi.
"Segmen itu sangat cukup bagus dasar gelar pahlawan nasional. Subyektivitas politik adalah penilaian dan pandangan politik antar-rezim," tukasnya.

http://id.berita.yahoo.com/pks-apresiasi-gelar-pahlawan-soekarno-hatta-meski-terlambat-161924400.html
Share:

PKS Apresiasi Gelar Pahlawan Soekarno-Hatta Meski Terlambat

PKS memberikan apresiasi terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soekarno-Mohammad Hatta.
Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq menilai, tertundanya gelar tersebut menunjukkan obyektivitas sejarah kadang dikalahkan oleh subyektivitas politik.
"Harus diapresiasi keputusan pemerintah memberi gelar pahlawan nasional kepada Soekarno-Hatta, meski terlambat. Ini bukanlah kewajiban pemerintahan siapapun tapi jadi kewajiban negara terhadap proklamator kemerdekaannya," kata Mahfudz melalui pesan singkat, Rabu (7/11/2012).
Mahfudz mengatakan, Soekarno-Hatta adalah tokoh besar republik yang jauh lebih besar peran dan kontribusinya dibanding sederet tokoh lain yang sudah dapat gelar pahlawan nasional sebelumnya.
"Harapan saya, spirit nasionalisme mereka bisa dihidupkan di tengah arus persaingan global," katanya.
Obyektivitas sejarah, kata ketua Komisi I DPR itu, dapat dinilai dari peran dan kontribusi Soekarno-Hatta di masa perjuangan kemerdekaan hingga proklamasi.
"Segmen itu sangat cukup bagus dasar gelar pahlawan nasional. Subyektivitas politik adalah penilaian dan pandangan politik antar-rezim," tukasnya.

http://id.berita.yahoo.com/pks-apresiasi-gelar-pahlawan-soekarno-hatta-meski-terlambat-161924400.html
Share:

PKS Apresiasi Gelar Pahlawan Soekarno-Hatta Meski Terlambat

PKS memberikan apresiasi terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soekarno-Mohammad Hatta.
Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq menilai, tertundanya gelar tersebut menunjukkan obyektivitas sejarah kadang dikalahkan oleh subyektivitas politik.
"Harus diapresiasi keputusan pemerintah memberi gelar pahlawan nasional kepada Soekarno-Hatta, meski terlambat. Ini bukanlah kewajiban pemerintahan siapapun tapi jadi kewajiban negara terhadap proklamator kemerdekaannya," kata Mahfudz melalui pesan singkat, Rabu (7/11/2012).
Mahfudz mengatakan, Soekarno-Hatta adalah tokoh besar republik yang jauh lebih besar peran dan kontribusinya dibanding sederet tokoh lain yang sudah dapat gelar pahlawan nasional sebelumnya.
"Harapan saya, spirit nasionalisme mereka bisa dihidupkan di tengah arus persaingan global," katanya.
Obyektivitas sejarah, kata ketua Komisi I DPR itu, dapat dinilai dari peran dan kontribusi Soekarno-Hatta di masa perjuangan kemerdekaan hingga proklamasi.
"Segmen itu sangat cukup bagus dasar gelar pahlawan nasional. Subyektivitas politik adalah penilaian dan pandangan politik antar-rezim," tukasnya.

http://id.berita.yahoo.com/pks-apresiasi-gelar-pahlawan-soekarno-hatta-meski-terlambat-161924400.html
Share:

Tuesday, 6 November 2012

Inggris Seru Myanmar untuk Pecahkan Masalah Rohingya

Vientiane (AFP/ANTARA) - Inggris pada Senin menyerukan Myanmar untuk memecahkan status kewarganegaraan Muslim Rohingya yang terjebak dalam kekerasan sektarian mematikan di titik api negara bagian barat.
"Kami ingin masalah-masalah seperti itu, masalah status orang Rohingya yang belum terselesaikan akan ditangani oleh seluruh pemimpin politik di Burma," kata Menteri Luar Negeri Inggris William Hague kepada wartawan di Laos.
"Itu adalah masalah yang menjadi perhatian utama bagi kami. Saya bisa dipastikan akan mengangkat masalah dengan para pemimpin Burma di sini ketika saya berkesempatan untuk melakukannya," katanya di depan
KTT yang menyatukan puluhan pemimpin dari Asia dan Eropa, termasuk Presiden Myanmar Thein Sein, di ibu kota Laos, Vientiane.
Puluhan orang telah tewas dan lebih dari 100.000 lainnya mengungsi sejak Juni karena bentrokan antara Rakhine Buddha dan Muslim Rohingya di negara juga dikenal sebagai Burma, yang membayangi serangkaian reformasi politik.
Sekitar 800.000 Rohingya Myanmar yang tak bernegara dipandang oleh pemerintah dan banyak negara sebagai imigran gelap dari negara tetangga Bangladesh.
Mereka menghadapi diskriminasi parah yang aktivis katakan telah menyebabkan keterasingan yang dalam.
Rohingya, yang sebagian besar dari mereka mengungsi di negara bagian Rakhine, dijelaskan oleh PBB sebagai salah minoritas dunia yang paling teraniaya.
Peraih Nobel perdamaian Aung San Suu Kyi, yang telah mengecewakan para aktivis hak asasi manusia internasional dengan reaksi yang ditunjukkan kepada kekerasan, mengatakan pada Sabtu bahwa dia tidak akan menggunakan "moral kepemimpinan" untuk mendukung Rohingya tersebut.
"Saya tahu bahwa orang-orang ingin saya berpihak atau berpihak kepada yang lain, sehingga kedua pihak tidak senang karena saya tidak akan mengambil sikap dengan mereka," katanya kepada BBC.
Ditanya apakah Suu Kyi harus mengambil posisi yang lebih jelas, Haque mengatakan: "Saya tidak terpengaruh orang di luar. Saya berharap politik di Burma ... ini akan dibahas oleh oposisi maupun oleh pemerintah.
 
 
http://id.berita.yahoo.com/inggris-seru-myanmar-untuk-pecahkan-masalah-rohingya-171009414.html
Share:

Sunday, 4 November 2012

rupiah kamis pagi melemah sembilan poin



Jakarta (ANTARA) - Mata uang rupiah Kamis pagi bergerak melemah sebesar sembilan poin terhadap dolar AS masih dipicu dari ketidakpastian penanganan krisis keuangan di Eropa. Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis pagi bergerak melemah sebesar sembilan poin menjadi Rp9.619 dibanding posisi sebelumnya Rp9.610 per dolar AS.
"Ketidakpastian Spanyol dan Yunani masih akan membatasi setiap apresiasi mata uang berisiko, secara teknikal pergerakan rupiah masih dalam kisaran yang sempit," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.
Ariston Tjendra menambahkan, fokus investor juga mulai beralih ke laporan pekerjaan AS bulan Oktober, yang menurut Departemen Tenaga Kerja akan diumumkan pada akhir pekan ini, meskipun sebelumnya badai telah memaksa pemerintah menghentikan aktivitasnya selama dua hari.
Namun, dikatakan dia, merebaknya optimisme pasar menyusul data produk domestik bruto (GDP) Spanyol tidak seburuk ekspektasi diharapkan dapat menahan pelemahan rupiah.
Selain itu, lanjut dia, suksesnya Italia dalam melelang obligasi bertenor lima dan 10 tahun juga turut menjadi sentimen positif untuk mendongkrak mata uang berisiko.
Sementara itu, analis Trust Securities Reza Priyambada menambahkan, di tengah sentimen negatif yang cukup kuat, namun kabar positif datang dari bank sentral Jepang (BoJ) yang kembali memberikan stimulus moneter.
"BoJ kembali mengucurkan tambahan stimulus berupa pembelian aset obligasi senilai 11 triliun yen. Padahal, BoJ sebelumnya hanya diprediksi menambah stimulus senilai 10 tirliun yen," kata Reza Priyambada.(rr)

sumber : http://id.berita.yahoo.com/rupiah-kamis-pagi-melemah-sembilan-poin-030815771--finance.html
Share: