Wednesday, 10 October 2012

Manfaat Kopi bagi Kaum Wanita

Manfaat Kopi bagi Kaum Wanita


Studi Kasus. Banyak manfaat kopi bagi kesehatan pada wanita. Sebuah studi penelitan tentang manfaat kopi bagi wanita sangat berhubungan dengan resiko kanker endometrium. Setelah memasuki usia menopause, bahwa wanita rentan terhadap penyakit kardiovaskular dan penyakit inflamasi. Kemungkinan tersebut dapat dikontrol sampai batas tertentu dengan bantuan kopi.
Tampaknya bahwa wanita yang minum beberapa cangkir kopi setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker endometrium. Kanker Endometrium adalah jenis penyakit yang paling umum terjadi pada organ reproduksi wanita.
Mari simak beberapa penjelasan dari hasil penelitian tentang manfaat kopi bagi wanita yang saya kutip dari berbagai website.
Para peneliti di Universitas Harvard menganalisis data 67.470 wanita berusia antara 34 dan 59 tahun mereka yang rata-rata minum empat cangkir kopi per hari memiliki risiko 25% lebih rendah terkena kanker endometrium, dan mereka yang minum dua atau tiga cangkir per hari memiliki risiko 7% lebih rendah. Meskipun penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa minum kopi langsung bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker, para peneliti mengatakan hal tersebut hubungan dengan sebab dan akibat yang masuk akal. ( Baca: Bahaya kopi jika dikonsumsi secara berlebihan ).
Apakah dengan minum kopi dapat bermanfaat menurunkan risiko kanker endometrium?
Edward Giovannucci, MD, seorang profesor gizi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health, di Boston yang memimpin penelitian. Hasil penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, menambahkan bahwa semakin banyak bukti yang menunjukkan kopi dapat menawarkan lebih banyak manfaat daripada kerugian nya tentang resiko terhadap kanker endometrium.
Kopi tanpa Kafein?
Donald Hensrud, MD, ketua pengobatan pencegahan di Mayo Clinic, di Rochester, Minnesota. Diperkirakan lebih dari beberapa ribu zat dan komponen yang berbeda dalam kopi, banyak yang bersifat antioksidan, seperti asam klorogenat juga mempunyai peran terhadap resiko menurunkan kanker endometrium.
Dalam studi lain dijelaskan bahwa kopi tanpa kafein tampaknya lebi besar perannya menurunkan risiko kanker endometrium pada wanita, Tetapi ini tidak sepenuhnya jelas bagaimana minum kopi dapat meningkatkan kesehatan, karena para peneliti memiliki data yang terlalu sedikit pada peminum kopi tanpa kafein untuk mendapatkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kesimpulan.
Belum ada yang bisa memastikan bahwa kopi dapat bermanfaat bagi wanita terhadap resiko penyakit kanker endometrium, karena kandungan zat yang terkandung dalam secangkir kopi berbeda beda disetiap komposisinya.
Seluruh penelitian hingga saat ini belum bisa dikatakan sebagai hal yang final. Ini menunjukkan, bahwa para ahli kesehatan sendiri tak sepenuhnya melarang mengkonsumsi kopi. Tetapi disarankan untuk mengkonsumsinya secara wajar.
Cara yang paling efektif bagi wanita untuk mendeteksi kanker endometrium adalah mendeteksi bentuk perdarahan pada saat menstruasi yang tidak teratur dan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika melihat sesuatu yang aneh.
Lalu bagaimana dengan Anda para penikmat kopi menyikapinya?
Manfaat kopi sangat baik bagi kesehatan tubuh kita jika dikonsumsi secara baik dan tidak berlebihan. Meminum kopi cukup 1 -2 cangkir sehari kita sudah mendapatkan manfaatnya.
Share:

Tuesday, 9 October 2012

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan


Manfaat kopi
Manfaat Kopi Bagi Kesehatan

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan. 
  
  Kopi, hampir semua orang didunia mengenalnya, untuk mengawali hari dalam bekerja biasanya tidak lengkap rasanya tanpa secangkir kopi nikmat. Kebiasaan minum kopi ternyata banyak digemari oleh manusia. Dari pekerja kantoran hingga pekerja bangunan, pedagang, petani, guru, bahkan presiden pasti pernah meminumnya dan Andapun juga. Hal ini memang sudah menjadi tradisi dan hobi tersendiri bagi para penggemar kopi.

Kopi merupakan suatu jenis minuman berwarna hitam pekat yang mampu memberikan cita rasa unik bagi yang meminumnya. Bahkan tidak sedikit orang menjadi kecanduan karena cita rasa kopi karena adanya kandungan kafein yang terdapat dalam kopi itu sendiri. Kafein adalah senyawa kimia alkaloid dikenal sebagai trimetilsantin dengan rumus molekul C8H10N4O2. Jumlah kandungan zat kafein yang terdapat dalam kopi adalah antara 1 hingga 1,5%.
Jika seseorang sudah kecanduan dengan meminum kopi akan merasakan hari mereka akan tidak lengkap tanpa meminum kopi. Apakah benar demikian? Jawabannya ada pada diri kita sendiri penikmat kopi.

Manfaat Kopi Bagi Kesehatan

Dari informasi yang saya baca di beberapa media internet ternyata manfaat kopi sangat baik bagi kesehatan tubuh kita jika dikonsumsi secara baik dan tidak berlebihan. Meminum kopi dalam satu hari cukup 1 – 2 cangkir kita sudah mendapatkan manfaatnya. Lalu apa saja manfaat nya? berikut penjelasan manfaat kopi bagi kesehatan yang sebaiknya Anda tahu.

Kopi dapat mencegah timbulnya penyakit jantung atau stroke

Kandungan yang terdapat dalam kopi dapat menghidarkan dari kita dari penyakit serangan jantung bahkan hingga stroke, hal tersebut diperkuat dengan adanya hasil penelitian dari sejumlah 83000 wanita dalam usia 24 tahun memiliki resiko 18% lebih rendah jika dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi. Penelitian tersebut mereka meminum kopi 2-3 cangkir kopi dalam satu hari. ( Baca disini: Manfaat kopi bagi wanita ).

Kopi bermanfaat mencegah penyakit kanker dan diabetes

Dari hasil riset yang dilakukan oleh peneliti diseluruh dunia didapatkan hasil bahwa penyakit kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar dapat dicegah dengan cara mengonsumsi kopi.
Studi penelitian lain telah menemukan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat gula darah pada pasien diabetes. Karena kandungan yang terdapat dalam kopi dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, selain itu manfaat kopi juga dapat mengurangi risiko penyakit serius seperti batu empedu, penyakit Parkinson, penyakit jantung, sirosis hati dan sebagainya.

Kopi dapat mencegah resiko kanker mulut dan melindungi gigi

Senyawa yang terdapat dalam kopi bermanfaat mencegah terjadinya resiko kanker mulut, membatasi pertumbuhan sel kanker. Selain itu kopi memiliki sifat anti bakteri dan anti-perekat yang sangat baik dan memungkinkan untuk menyembuhkan berbagai masalah berkaitan dengan kesehatan mulut, termasuk gigi berlubang, pembentukan plak dan infeksi gusi.

Kopi sebagai pembangkit Stamina dan energi ekstra

Mekanisme kerja zat kafein dalam tubuh bersaing dengan fungsi adenosin dalam tubuh kita. Adenosin sendiri merupakan senyawa yang terdapat dalam sel otak berfungsi membuat orang cepat tertidur. Kandungan kafein dapat memperlambat gerak sel-sel tubuh sehingga tubuh tidak mudah lelah dan mengantuk dan muncul perasaan segar, mata terbuka lebar, detak jantung lebih kencang, naiknya tekanan darah.

Kopi dapat mengurangi rasa sakit kepala

Menurut Seimur Damond, M.D, dari Chicago’s Diamond Hadche Clinic. Bahwa kandungan kafein pada kopi dapat mengurangi derita sakit kepala. Penderita sakit kepala atau migran ringan terbukti dapat disembuhkan dengan meminum secangkir kopi pekat.

Kopi mengatasi perubahan suasana hati dan depresi

Minum kopi secara teratur sesuai dengan porsinya dapat memaksimalkan kerja otak lebih baik. Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam kopi dapat menangkal kerusakan pada sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih baik. Zat kafein dalam kopi berfungsi sangat baik sebagai stimulan pada tubuh kita. Hal ini dapat merangsang indera kita dan meningkatkan laju metabolisme. Sehingga meningkatkan kemampuan dalam berkonsentrasi, mengatasi perubahan suasana hati bahkan depresi.
Jangan sampai Anda meminum kopi secara berlebihan karena akan menimbulkan efek samping yang berbahaya terhadap tubuh kita.

Kesimpulannya, cukup konsumsi 2 cangkir kopi dalam sehari untuk mendapatkan manfaat sehat yang maksimal. Sudahkan Anda minum kopi hari ini?
Share:

Sunday, 7 October 2012

Manfaat Jamur

  ZAMAN dahulu, untuk bisa mendapatkan jamur, orang tua kita harus menunggu musim hujan. Namun di zaman sekarang, untuk bisa mendapatkan jamur, kita tak lagi perlu menunggu musim hujan tiba. Kapan pun dan di mana pun, kita bisa mengolah dan menyantap jamur. Berbeda dengan zaman dahulu yang diperoleh langsung dari alam tanpa budi daya, sekarang jamur didapat dengan cara budi daya.
  Jamur tak hanya disukai orang-orang modern. Sejak zaman kuno, jamur sudah menjadi bahan pangan yang populer. Bahkan, raja-raja Mesir dan Yunani Kuno di abad sebelum masehi dikenal sebagai penyuka jamur. Rasanya yang lezat menjadikan jamur disebut sebagai makanan para dewa seperti halnya cokelat.
  Biasanya orang mengonsumsi jamur bukan hanya lantaran rasanya yang lezat, tetapi juga karena alasan lain, yakni manfaat dan khasiat yang terkandung di dalamnya. Bisa disebut, faktor khasiat dan manfaat inilah yang menjadi prioritas konsumen jamur. Tujuannya tentu saja demi kesehatan tubuh atau hal lain yang berkaitan dengan vitalitas. Tidaklah mengherankan jika berbagai jenis jamur kini menjadi bagian dari menu favorit di sejumlah rumah makan.
  Kandungan gizi 
  Dari hasil penelitian, jamur yang biasa kita makan rata-rata mengandung 14-35 persen protein. Dibandingkan dengan beras (7,38 persen) dan gandum (13,2 persen), jamur berkadar protein lebih tinggi. Asam amino esensial yang terdapat pada jamur ada sembilan jenis dari total 20 jenis yang kita kenal yaitu lysin, methionin, tryphtofan, theonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin.
Sedangkan kalori yang dikandung jamur adalah 100 kj/100 gram dengan 72 persen lemak tak jenuh. Jamur juga kaya akan vitamin, di antaranya B1 (thiamin), B2 (riboflavin), niasin, dan biotin. Untuk mineral, jamur mengandung K, P, Fe, Ca, Na, Mg, Mn, Zn, dan Cu. Serat jamur sangat baik untuk pencernaan. Kandungan seratnya mencapai 7,4- 24,6 persen sehingga cocok untuk para pelaku diet. Menurut hasil riset di Massachusetts University, AS, riboflavin, asam nicotinat, panthotenat, dan biotin (Vit B) yang ada pada jamur masih terpelihara dengan baik meskipun jamur telah dimasak.
“Pleurotus ostreatus”
  Senada dengan penelitian tersebut, secara spesifik, Beta Glucan Health Center mengatakan bahwa jamur tiram yang bernama latin Pleurotus ostreatus atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai oyster mushroom mengandung senyawa pleuran yang berkhasiat sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, serta bertindak sebagai antioksidan.
  Jamur tiram, di Jepang disebut sebahai hiratake, mengandung protein 19-30 persen, karbohidrat 50-60 persen, asam amino, vitamin B1, B2, B3, B5, B7, C, mineral Ca, Fe, Mg, K, P, S, dan Zn. Menurut penelitian, kandungan logam yang ada pada jamur masih jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan Fruit Product Order and Prevention of Food Adulteration Act tahun 1954, sehingga aman untuk dikonsumsi.
Dari penelitian yang dilakukan Ujagar Group (India) juga dikatakan bahwa jamur tiram memiliki nilai nutrisi yang sangat bagus, di mana 100 persen sayuran mengandung protein tinggi, kaya vitamin, mineral, rendah karbohidrat, lemak, dan kalori. Selain itu, bagus untuk liver, pasien diabetes, menurunkan berat badan, seratnya membantu pencernaan, antiviral (antivirus), dan antikanker. Nilai tambah lainnya, jamur mudah dimasak dan dicerna dengan rasa yang enak pula.
  Dari penelitian lain yang dilakukan Departemen Sains Kementerian Industri Thailand, didapat hasil tentang jamur tiram yang mengandung protein 5,94 persen, karbohidrat 50,59 persen, serat 1,56 persen, lemak 0,17 persen. Untuk tiap 100 gram jamur tiram segar mengandung 45,65 kj kalori; 8,9 mg kalsium; 1,9 mg besi; 17,0 mg fosfor; 0,15 mg vitamin B1; 0,75 mg Vit B2; dan 12,40 mg Vitamin C.
  Selain itu, jamur tiram juga mengandung asam folat yang cukup tinggi dan terbukti ampuh menyembuhkan anemia. Dibandingkan dengan daging ayam yang kadungan proteinnya 18,2 gram, lemaknya 25,0 gram, namun karbohidratnya 0,0 gram, dan vitamin Cnya 0,0 gram, kandungan gizi jamur masih lebih komplet. Sehingga tidak salah apabila dikatakan jamur merupakan bahan pangan masa depan.
  Hasil dari penelitian Bobek (1999) dari Research Institute of Nutrition Bratislava tentang Natural Product with Hypolipemic and Antioxidant Effect, telah dilakukan studi pada sebuah grup dengan 57 laki-laki : perempuan = 1:1, usia setengah umur dengan kasus hyperlipoproteinemia. Selama 1 bulan mereka mengonsumsi 10 gram jamur tiram secara teratur. Kesimpulannya, secara statistik sangat menjanjikan yakni kolesterol dan serum turun 12,6 persen dan trigliserol turun 27,2 persen. Jamur tiram dikatakan mempunyai efek antioksidan dengan turunnya peroksidasi di dalam eritrosit.
Beta-D-glucans
  Sejak tahun 1960, para peneliti jamur telah melakukan riset berbagai khasiat jamur. Beberapa tahun terakhir diketahui adanya polisakarida, khususnya Beta-D-glucans yang mempunyai efek positif sebagai antitumor, antikanker, antivirus (termasuk AIDS), melawan kolesterol, antijamur, antibakteri, dan dapat meningkatkan sistem imun. Pada jamur tiram, produk ini disebut sebagai plovastin yang di pasaran dikenal sebagai suplemen penurun kolesterol (komponen aktifnya statin yang baik untuk menghambat metabolisme kolesterol di dalam tubuh manusia).
  Beta-D-glucans yang ada pada jamur tiram bisa juga diisolasi untuk digunakan dan dicampur pada krim, salep, suspensi, atau bedak untuk perawatan wajah. Formulasi ini sudah digunakan pada perusahaan kosmetik, (Estee Lauder, Clinique), di mana konsentrasinya 0,5-2 persen. Mekanismenya adalah dengan cara mengikat air sehingga kulit menjadi lembap dan sebagai antiinflamasi. Percobaan terhadap 121 pasien berjerawat kronis, diberikan setiap hari selama 21 hari, hasilnya 73,5 persen kondisinya membaik, 18,2 persen sembuh total.
Ganoderma
  Menurut para peneliti di Jepang dan Cina, jamur ganoderma (spesies Applanatum dan Lucidum), ekstrak rebusan keduanya bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh. Keduanya mengandung senyawa polisakarida Beta-D-glucans dengan rantai panjang. Sekitar delapan jenis di antaranya berkhasiat sebagai antitumor, serta mengandung asam polioksigenasi tetrasiklik triterpen yang disebut asam apllanoksalat A-H yang menunjukkan aktivitas terhadap Epstein-Barr virus Early Antigen (EBV-EA) yakni virus aktif yang terbentuk dari sel ragi yang dirangsang bahan pengaktif sel (tetra dekanoiforbol-0-13-asetat). Jamur ganoderma juga sangat baik untuk mengobati alergi, asma, hepatitis, hepatitis B laten, TBC, rasa nyeri, menurunkan panas, memperbaiki pencernaan, mencairkan dahak, dan secara umum baik untuk paru-paru.
Jamur berbahaya
  Selain banyaknya zat berguna di dalam jamur, kita juga harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Tak semua jamur bermanfaat. Ada juga yang beracun, bahkan ada juga jamur yang kini dilarang untuk dibudidayakan dan dikonsumsi oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Salah satunya adalah jamur yang biasa dipakai untuk ritual suku Indian, orang India, dan Cina yang ternyata merupakan jamur bergolongan psilocybe.
  Jamur psilocybe mengandung zat yang disebut sebagai psilosibin yaitu senyawa kimia yang menyebabkan orang yang memakannya mengalami halusinasi atau kita biasa menyebutnya fly.
Senyawa beracun lain yang umumnya ada pada jamur liar adalah kholin, falin, atropin, dan asam helvet. Semua senyawa tersebut mematikan, meski hanya dengan dosis kecil. Sedangkan contoh jamur yang beracun di antaranya Amanita, Lepoita, Russula, Collybia, dan Boletus. Jadi, berhati-hatilah dalam mengonsumsi jamur
Share:

Beberapa Hal yang Tidak Perlu Masuk Dalam CV

      Saat melamar kerja, kita ingin memastikan CV kita berbeda dari yang lain — tapi bukan untuk alasan yang salah. Nah, supaya CV kita tidak berakhir di tempat sampah, pastikan lima hal berikut ini tidak terdapat dalam CV Anda!

1. Objektif atau tujuan
Memang ada masanya ketika para pencari kerja merasa perlu menuliskan tujuan atau bayangan pekerjaan mereka. Ini memang bagus bagi para pencari kerja, tapi membuang-buang waktu perusahaan. Kenapa? Soalnya mereka justru sedang mencari seseorang yang bisa memenuhi kriteria mereka (bukan sebaliknya). Anda boleh-boleh saja menuliskan objektif, tapi cukup save di komputer.

2. Informasi pribadi

Tidak ada perlunya mencantumkan status pernikahan, selera seksual, jumlah anak, agama, atau afiliasi politik dalam CV. Jika kamu punya blog, bolehlah masukkan URL bila memang ada hubungannya dengan pekerjaan. Jangan masukkan nomor SIM — bila CV Anda ditolak, informasi pribadi Anda bisa disalahgunakan oleh orang tak bertanggungjawab.

3. Gaji yang diinginkan


Diskusi gaji lebih baik dilakukan seiring proses rekrutmen. Jika Anda memang diminta menuliskan rentang gaji yang diinginkan, tuliskan rentangnya selebar mungkin dan bersiap-siaplah untuk negosiasi.

4. Pengalaman/kegiatan yang tak berhubungan

Tiada tempat bagi pengalaman kerja Anda yang tidak berhubungan, keanggotaan klub, atau hobi Anda dalam CV.

5. Kelemahan

Dalam wawancara kerja, sering kali kita ditanya apa kelemahan kita. Tapi itu bukan berarti kita boleh lebih dahulu memberi tahu pihak perusahaan. Fokuslah pada kelebihan Anda.

Selanjutnya, ingatlah lima hal penting berikut ini ketika menulis CV:

Jangan menggunakan CV yang sama untuk semua lamaran kerja. Jauh lebih baik bila Anda “menjahit” sedikit CV yang dikirim untuk tiap lamaran, sebab jenis pekerjaan yang berbeda membutuhkan keahlian yang berbeda pula.

Jangan lupa surat lamaran. Inilah tempat Anda berkesempatan “menjual diri” — menunjukkan keahlian Anda serta menjelaskan CV Anda bila ada yang janggal. Ini juga bisa jadi tempat yang tepat untuk Anda menunjukkan pengetahuan Anda mengenai industri — dan perusahaan — yang dituju.

Jangan sekadar mencantumkan posisi pekerjaan terdahulu. Tapi berikan penjelasan sedikit kepada calon bos mengenai keahlian apa saja yang telah Anda dapatkan — dan kaitannya dengan pekerjaan yang sedang Anda incar. Jangan lupa juga cantumkan prestasi yang diraih.

Jangan sampai ada salah ketik. Apalagi bila Anda salah mengetik sapaan yang harusnya “Bapak” menjadi “Ibu”. Sehebat apa pun Anda, besar kemungkinan CV Anda akan berakhir di Recycle Bin.

Jangan membual. Jika CV Anda lolos persaingan — dan itu memang tujuannya, kan? — bos yang baik akan memeriksa semua keabsahan fakta. Mengecek fakta lewat Internet tidaklah sulit. Dia pun bisa bertanya ke mantan bos Anda. Jadi jika ada yang janggal di CV Anda, jelaskanlah di surat lamaran — atau jelaskan langsung saat wawancara.
Share:

Ilmuwan Temukan Molekul yang Berkaitan dengan Kegemukan

Washington (ANTARA/Xinhua-OANA) - Tindakan membalikkan tombol molekul yang baru ditemukan pada sel lemak putih memungkin tikus untuk memakan makanan berkalori tinggi tanpa jadi gemuk atau terserang radang yang mengakibatkan kekebalan terhadap insulin, demikian laporan beberapa ilmuwan AS, Kamis (27/9).
Para peneliti tersebut mengatakan hasil itu, yang disiarkan di jurnal Cell terbitan 28 September, menyediakan kaitan molekul yang pertama dikenal antara termogenesis --pembakaran kalori untuk menghasilkan panas-- dan perkembangan peradangan pada sel lemak.
Kedua proses tersebut sebelumnya telah diduga dikendalikan secara terpisah. Termogeneis memainkan peran penting pada metabolisme dan mempertahankan berat yang sehat. Peradangan memicu kekebalan insulin, pendahulu diabetes.
Para peneliti itu, yang dipimpin oleh Spiegelman dari Dana-Farber Cancer Institute, mendapati protein TRPV4, molekul pengalih, terlihat jelas pada sel lemak putih --yang menyimpan kelebihan kalori dan jadi lahap pada orang yang kegemukan.
Untuk studi tersebut, para peneliti itu memelihara tikus yang kekurangan TRPV4 atau diberi obat untuk tidak mengaktifkannya, demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Jumat. Dengan tak-adanya TRPV4, sel lemak putih beralih ke serangkaian gen yang mengkonsumsi energi untuk menghasilkan panas, dan bukan menyimpan energi sebagai kelebihan lemak.
Proses "termogenik" itu biasanya terjadi pada lemak coklat atau kuning abu-abu --yang biasa disebut "lemak baik", yang kebanyakan ditemukan pada hewan kecil dan bayi manusia untuk melindunginya dari udara dingin.
Ketika tikus yang mengalami kemerosotan TRPV4 diberi makanan berkalori tinggi selama beberapa pekan, hewan pengerat tersebut tidak jadi gemuk, dan tingkat peradangan sel lemak serta ketahanan terhadap insulin mereka rendah.
"Kami telah mengidentifikasi sasaran yang, ketika terhambat, dapat mengaktifkan jaringan adiposa kuning abu-abu dan menekan peradangan," kata Spiegelman. "Peran TRPV4 ini sebagai penengah bagi program termogenik dan pro-peradangan pada adipocyte, atau sel lemak, dapat memberi sasaran menarik bagi perawatan kegemukan dan penyakit yang berkaitan dengan metabolis." (rr)
Share: